-
Kit uji antigen virus herpes kucing FPV (Feline herpesvirus) berwarna emas koloid.
Virus panleukopenia kucing (FPV) menyebabkan gejala akut yang mematikan seperti gastroenteritis akut dan penekanan sumsum tulang pada kucing domestik. Virus ini dapat menyerang hewan melalui saluran mulut dan hidung kucing, menginfeksi jaringan seperti kelenjar getah bening tenggorokan, dan menyebabkan penyakit sistemik melalui sistem peredaran darah. Kit ini dapat digunakan untuk deteksi kualitatif virus panleukopenia kucing pada wajah dan muntahan kucing.
-
Tes cepat hewan peliharaan untuk mendeteksi antigen Virus Corona Kucing (FCOV).
Penyakit coronavirus kucing adalah infeksi usus yang disebabkan oleh coronavirus kucing (FCOVS). Biasanya hanya menyebabkan diare gastrointestinal ringan pada kucing. Dalam kasus yang parah, dapat menyebabkan dehidrasi, tetapi tingkat kematiannya rendah. Kit ini dapat digunakan untuk deteksi kualitatif coronavirus kucing pada sampel rektal atau feses kucing.
-
Kit uji antigen CPV (Canine Parvovirus) berbahan emas koloid
Canine Parvovirus (CPV) terutama menginfeksi anjing, khususnya anak anjing. Masa inkubasi penyakit parvovirus anjing adalah 7-14 hari. Secara klinis, terdapat dua fenotipe utama: penyakit parvovirus miokarditis multipel pada anjing berusia di bawah 8 minggu dan penyakit parvovirus enteritis multipel pada anjing berusia antara 8 dan 10 minggu, dengan tingkat kematian 10%-15%. Kit ini dapat digunakan untuk deteksi kualitatif antigen parvovirus anjing pada cairan hidung dan muntahan anjing.
-
Kit uji antigen virus corona anjing (CCV) emas koloid
Infeksi Canine Coronavirus (CCV) adalah infeksi saluran pencernaan akut yang disebabkan oleh virus corona anjing. Gejalanya ditandai dengan muntah yang sering, diare, dehidrasi, dan kekambuhan. Anjing yang sakit dan anjing yang keracunan merupakan sumber utama infeksi. Virus ini ditularkan melalui saluran pernapasan atau pencernaan ke anjing sehat dan hewan rentan lainnya. Kit ini dapat digunakan untuk deteksi kuantitatif antigen virus corona anjing pada wajah, muntahan, dan rektum anjing.
-
Kit tes antigen virus panleukopenia kucing (FPV) emas koloid
Virus Panleukopenia Kucing (FPV) menyebabkan gejala akut yang mematikan seperti gastroenteritis akut dan penekanan sumsum tulang pada kucing domestik. Virus ini dapat menyerang hewan melalui saluran mulut dan hidung kucing, menginfeksi jaringan seperti kelenjar getah bening tenggorokan, dan menyebabkan penyakit sistemik melalui sistem peredaran darah. Kit ini dapat digunakan untuk deteksi kualitatif virus panleukopenia kucing pada wajah dan muntahan kucing.
-
Kit Tes Antigen Feline Calicivirus FCV Emas Koloid
Virus distemper anjing (CDV) adalah salah satu virus infeksi paling serius dalam kedokteran hewan. Virus ini terutama ditularkan melalui anjing yang sakit. Virus ini terdapat dalam sejumlah besar cairan tubuh atau sekresi anjing yang sakit dan dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan pada hewan. Kit ini dapat digunakan untuk deteksi kualitatif antigen virus distemper anjing pada konjungtiva mata anjing, rongga hidung, air liur, dan sekresi lainnya.
-
Kit tes antigen virus Distemper Anjing (CDV)
Virus distemper anjing (CDV) adalah salah satu virus infeksi paling serius dalam kedokteran hewan. Virus ini terutama ditularkan melalui anjing yang sakit. Virus ini terdapat dalam sejumlah besar cairan tubuh atau sekresi anjing yang sakit dan dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan pada hewan. Kit ini dapat digunakan untuk deteksi kualitatif antigen virus distemper anjing pada konjungtiva mata anjing, rongga hidung, air liur, dan sekresi lainnya.
-
Kit tes cepat antigen virus distemper anjing (CDV).
Kit tes cepat antigen virus distemper anjing (CDV).





