Kit tes cepat kombinasi Pepsinogen I, Pepsinogen II, dan Gastrin-17

Deskripsi singkat:

Kit Diagnostik untuk Pepsinogen I/Pepsinogen II/Gastrin-17
uji imunokromatografi fluoresensi


  • Waktu pengujian:10-15 menit
  • Waktu Berlaku:24 bulan
  • Akurasi:Lebih dari 99%
  • Spesifikasi:1/25 tes/kotak
  • Suhu penyimpanan:2℃-30℃
  • Metodologi:uji imunokromatografi fluoresensi
  • Detail Produk

    Label Produk

    Kit Diagnostik untuk Pepsinogen I/Pepsinogen II/Gastrin-17

    Metodologi: uji imunokromatografi fluoresensi

    Informasi produksi

    Nomor Model G17/PGI/PGII Sedang mengemas 25 Tes/kit, 30 kit/karton
    Nama Kit Diagnostik untuk Pepsinogen I/Pepsinogen II/Gastrin-17 Klasifikasi instrumen Kelas II
    Fitur Sensitivitas tinggi, Pengoperasian mudah Sertifikat CE/ ISO13485
    Ketepatan > 99% Masa simpan Dua Tahun
    Metodologi uji imunokromatografi fluoresensi Layanan OEM/ODM Tersedia

    TUJUAN PENGGUNAAN

    Kit ini dapat digunakan untuk deteksi kuantitatif konsentrasi Pepsinogen I (PGI) dan Pepsinogen II secara in vitro.
    (PGII) dan Gastrin 17 dalam sampel serum/plasma/darah manusia, untuk mengevaluasi sel kelenjar oksintik lambung
    fungsi, lesi mukosa fundus lambung dan gastritis atrofi. Kit ini hanya memberikan hasil tes Pepsinogen I.
    (PGI), Pepsinogen II (PGII) dan Gastrin 17. Hasil yang diperoleh akan dianalisis bersama dengan hasil klinis lainnya.
    Informasi ini hanya boleh digunakan oleh tenaga profesional di bidang kesehatan.

    Prosedur pengujian

    1 Sebelum menggunakan reagen, bacalah petunjuk penggunaan pada kemasan dengan saksama dan pahami prosedur pengoperasiannya.
    2 Pilih mode uji standar pada alat analisis imun portabel WIZ-A101.
    3 Buka kemasan kantong aluminium foil berisi reagen dan keluarkan alat uji.
    4 Masukkan alat uji secara horizontal ke dalam slot penganalisis imun.
    5 Pada halaman utama antarmuka pengoperasian penganalisis imun, klik “Standar” untuk masuk ke antarmuka pengujian.
    6 Klik “QC Scan” untuk memindai kode QR di sisi dalam kit; masukkan parameter terkait kit ke dalam instrumen dan
    Pilih jenis sampel.
    Catatan: Setiap nomor batch kit akan dipindai satu kali. Jika nomor batch telah dipindai, maka
    Lewati langkah ini.
    7 Periksa konsistensi “Nama Produk”, “Nomor Batch”, dll. Pada antarmuka pengujian dengan informasi pada kit.
    label.
    8 Setelah konsistensi informasi dikonfirmasi, ambil pengencer sampel, tambahkan 80µL serum/plasma/darah utuh.
    ambil sampel, dan aduk hingga tercampur rata.
    9 Tambahkan 80µL larutan campuran di atas ke dalam lubang sampel pada alat uji.
    10 Setelah penambahan sampel selesai, klik “Pengaturan Waktu” dan waktu pengujian yang tersisa akan secara otomatis ditampilkan pada layar.
    antarmuka.
    11 Alat analisis imun akan secara otomatis menyelesaikan pengujian dan analisis ketika waktu pengujian telah tercapai.
    12 Perhitungan dan tampilan hasil
    Setelah pengujian menggunakan alat analisis imun selesai, hasil pengujian akan ditampilkan pada antarmuka pengujian atau dapat dilihat.
    melalui “Riwayat” di halaman utama antarmuka pengoperasian.
    PGI-PGII-G17-1 Keunggulan

    Kit ini sangat akurat, cepat, dan dapat diangkut pada suhu ruangan. Mudah dioperasikan, aplikasi ponsel dapat membantu dalam interpretasi hasil dan menyimpannya untuk memudahkan tindak lanjut.

    Jenis spesimen: sampel serum/plasma/darah utuh

    Waktu pengujian: 10-15 menit

    Penyimpanan: 2-30℃/36-86℉

    Metodologi: Fase Padat

    Fitur:

    • Sangat sensitif

    • Hasil pembacaan dalam 15 menit

    • Pengoperasian mudah

    • 2 tes sekaligus

    PGI-PGII-G17-4
    QQ foto 20230322140021

    Kinerja Klinis

    Evaluasi klinis kinerja produk dinilai dengan mengumpulkan 200 sampel klinis. Gunakan kit uji imunosorben terkait enzim (ELISA) yang dipasarkan sebagai reagen kontrol. Bandingkan hasil uji PGI. Gunakan regresi linier untuk menyelidiki perbandingannya. Koefisien korelasi kedua uji tersebut adalah y = 0,964X + 10,382 dan R = 0,9763. Bandingkan hasil uji PGII. Gunakan regresi linier untuk menyelidiki perbandingannya. Koefisien korelasi kedua uji tersebut adalah y = 1,002X + 0,025 dan R = 0,9848. Bandingkan hasil uji G-17. Gunakan regresi linier untuk menyelidiki perbandingannya. Koefisien korelasi kedua uji tersebut adalah y = 0,983X + 0,079 dan R = 0,9864.

    Anda mungkin juga menyukai:

    KAL

    Kit Diagnostik untuk Kalprotektin(uji imunokromatografi fluoresensi)

    HP-AG

    -Kit Diagnostik untuk Antigen Helicobacter Pylori (Uji Imunokromatografi Fluoresensi)

    HP-AB

    Kit Diagnostik untuk Antibodi terhadap Helicobacter Pylori (Uji Imunokromatografi Fluoresensi)


  • Sebelumnya:
  • Berikutnya: