Tes kuantitatif interleukin-6 (IL-6) dalam darah FIA
Informasi produksi
| Nomor Model | IL-6 | Sedang mengemas | 25 Tes/kit, 30 kit/karton |
| Nama | Kit Diagnostik untuk Interleukin-6 | Klasifikasi instrumen | Kelas II |
| Fitur | Sensitivitas tinggi, Pengoperasian mudah | Sertifikat | CE/ ISO13485 |
| Ketepatan | > 99% | Masa simpan | Dua Tahun |
| Metodologi | Pengujian Imunokromatografi Fluoresensi | Layanan OEM/ODM | Tersedia |
Ringkasan
Interleukin-6 adalah polipeptida yang terdiri dari dua rantai glikoprotein, dengan berat molekul 130 kd. Sebagai anggota penting dari jaringan sitokin, interleukin-6 (IL-6) memainkan peran sentral dalam reaksi inflamasi akut, dan dapat memediasi reaksi fase akut hati, serta merangsang produksi protein C-reaktif (CRP) dan fibrinogen. Banyak penyakit menular dapat menyebabkan peningkatan kadar IL-6 dalam serum, dan kadar IL-6 sangat terkait dengan hasil pengobatan pasien. Sebagai sitokin pleiotropik dengan fungsi yang luas, IL-6 disekresikan oleh sel T, sel B, fagosit mononuklear, dan sel endotel, dan merupakan bagian kunci dari jaringan mediator inflamasi. Setelah terjadinya reaksi inflamasi, IL-6 diproduksi terlebih dahulu, yang menginduksi produksi CRP dan prokalcitonin (PCT) setelah produksinya. Produksinya akan meningkat dengan cepat dalam kasus infeksi, cedera internal dan eksternal, operasi bedah, reaksi stres, kematian otak, tumorigenesis, dan proses reaksi inflamasi akut dalam keadaan lain. IL-6 terlibat dalam terjadinya dan perkembangan banyak penyakit, kadar darahnya sangat terkait dengan peradangan, infeksi virus, dan penyakit autoimun, dan perubahannya terjadi lebih awal daripada CRP. Menurut hasil penelitian, kadar IL-6 meningkat pesat setelah infeksi bakteri, kadar PCT meningkat setelah 2 jam, sedangkan CRP hanya meningkat pesat setelah 6 jam. Sekresi atau ekspresi gen IL-6 yang abnormal seringkali dapat menyebabkan terjadinya serangkaian penyakit, sejumlah besar IL-6 dapat disekresikan ke dalam sirkulasi darah dalam keadaan patologis, dan deteksi IL-6 sangat penting untuk diagnosis penyakit dan penilaian prognosis.
Fitur:
• Sangat sensitif
• Hasil pembacaan dalam 15 menit
• Pengoperasian mudah
• Harga langsung dari pabrik
• memerlukan mesin untuk membaca hasil
Penggunaan yang Dimaksudkan
Kit ini dapat digunakan untuk deteksi kuantitatif interleukin-6 (IL-6) secara in vitro pada sampel serum/plasma/darah manusia, dan digunakan sebagai alat bantu diagnosis infeksi bakteri. Kit ini hanya memberikan hasil uji interleukin-6 (IL-6), dan hasil yang diperoleh harus digunakan bersama dengan informasi klinis lainnya untuk analisis. Kit ini hanya boleh digunakan oleh tenaga kesehatan profesional.
Prosedur pengujian
| 1 | Penggunaan alat analisis imun portabel |
| 2 | Buka kemasan kantong aluminium foil berisi reagen dan keluarkan alat uji. |
| 3 | Masukkan alat uji secara horizontal ke dalam slot penganalisis imun. |
| 4 | Pada halaman utama antarmuka pengoperasian penganalisis imun, klik “Standar” untuk masuk ke antarmuka pengujian. |
| 5 | Klik “QC Scan” untuk memindai kode QR di sisi dalam kit; masukkan parameter terkait kit ke dalam instrumen dan pilih jenis sampel. Catatan: Setiap nomor batch kit hanya dapat dipindai satu kali. Jika nomor batch telah dipindai, maka Lewati langkah ini. |
| 6 | Periksa konsistensi “Nama Produk”, “Nomor Batch”, dll. pada antarmuka pengujian dengan informasi pada label kit. |
| 7 | Mulailah menambahkan contoh jika informasinya konsisten: Langkah 1: Pipet perlahan 80 µL sampel serum/plasma/darah utuh sekaligus, dan perhatikan agar tidak memipetgelembung; |
| 8 | Setelah penambahan sampel selesai, klik “Pengaturan Waktu” dan waktu pengujian yang tersisa akan secara otomatis ditampilkan pada antarmuka. |
| 9 | Alat analisis imun akan secara otomatis menyelesaikan pengujian dan analisis ketika waktu pengujian telah tercapai. |
| 10 | Setelah pengujian oleh penganalisis imun selesai, hasil pengujian akan ditampilkan pada antarmuka pengujian atau dapat dilihat melalui "Riwayat" di halaman utama antarmuka pengoperasian. |
Pabrik
Pameran









